Pemkot Batu Programkan Pertanian Organik

Batu, Berita Patroli.com

Budi Winulyo,Kepala Penyuluhan Pertanian Kec.JunrejoPemerintah kota Batu gencar menyuarakan kepada para petani yang ada di wilayahnya untuk bisa lebih produktif menghasilkan hasil bumi organik. Seperti yang sedang digalakkan di desa Junrejo kota Batu ini, dimana diutamakan penanaman bawang merah dan bahan dasar kebutuhan orang Indonesia yakni padi. Dalam semua proses penanaman yang sedang di usahakan pemkot Batu sekarang diharapkan semua bisa menggunakan pupuk organik dari yang tadinya menggunakan pupuk kimia.

Lahan yang ada di Junrejo ini sendiri cukup luas yakni sekitar 1000 hektar. Tetapi lahan yang sudah beralih ke system organik masih mencapai 4% atau sekitar 40 hektar. Dari luasnya lahan yang ada inilah pemkot Batu melalui Dinas Pertanian dan Kantor penyuluhan yang ada di Junrejo terus melakukan upaya peralihan dari pupuk kimia ke pupuk organik agar kelak bisa menjadi percontohan dan bisa menghasilkan hasil tani yang sehat . Dalam rangka menyukseskan program pemerintah kota Batu ini, pihak Dinas terkait tak lelah memberikan pengarahan dan penyuluhan terkait program yang sedang di galakkan ini. “Bahkan dalam 1 bulan pihak dinas yang ada bisa menberikan penyuluhan hampir setiap hari dan secara continue ke semua desa-desa yang ada di seluruh wilayah kota Batu” jelas selaku kepala penyuluhan pertanian Kec. Junrejo. “ Dan pemerintah juga tidak segan-segan memberikan bantuan kepada para petani dalam rangka menyukseskan program yang ada ini” sambungnya.

Budidaya yang diutamakan di Junrejo sendiri berupa sayur-sayuran untuk satu musim panen diharapakan bisa mencapai 100ton dengan menggunakan pupuk organik.” Mungkin dengan lebih cepat beralih dari pupuk kimia ke pupuk organic, anak cucu bisa menikmati lahan pertanian yang subur di wilayah Batu” jelas Budi Winulyo.

Kantor penyuluhan pertanian Junrejo, Budi Winulyo berharap agar dari APBD pusat juga mau membantu dalam menyukseskan program ini , terutama terkait dukungan untuk operasional penyuluhan ke seluruh desa yang ada di Batu hingga tidak akan ada desa yang tertinggal dalam penyuksesan program pertanian organik ini.(Wahyono)

 

Post Author: mandala admaja